Sabtu, 16 Maret 2013

PROSES PEMBUATAN PULP DAN KERTAS



Pulp adalah bahan serat kering yang dibentuk melalui proses pemisahan serat secara kimiawi atau mekanik dari bahan kayu, limbah serat atau limbah kertas. Pulp dapat berbentuk gumpalan atau dibentuk menjadi lembaran. Pulp yang diangkut dan dijual dalam bentuk bubur kertas (yang tidak diproses ke bentuk kertas dalam proses pabrik yang sama) adalah sebagai bahan setengah jadi. Saat tersuspensi di dalam air, serat terdispersi dan menjadi lebih lentur. Pulp ini dapat dicetak menjadi lembaran kertas. Kayu adalah bahan yang sering digunakan dalam pembuatan kertas. Pulp kayu terbuat dari kayu lunak (softwood) seperti cemara dan dari kayu keras (hardwood) seperti eucalyptus 

Proses pembuatan pulp dan kertas memiliki beberapa tahap di antaranya yaitu:
1.      Proses persiapan bahan baku

2.      Pembuatan pulp pada mesin pulper
3.      Cleaner
4.      Pemurnian
5.      Pembentukan
6.      Pengepresan
7.      Pengeringan
8.      Calender stack
9.      Poop reel




Tahap  periapan bahan baku dimulai dari memilih bahan baku yang sesuai untuk memproduksi kertas yang baik.Tak lain dan tak bukan bahan yang digunakan untuk memproduksi kertas ini adalah kayu. Adapun jenis kayu yang digunakan terbagi menjadi dua jenis yaitu :
a.    Kayu lunak (softwood) adalah kayu dari tumbuhan konifer, misalnya kayu pohon pinus dan cemara.
b.    Kayu keras (hardwood) adalah kayu dari tumbuhan yang menggugurkan daunnya setiap tahun,misalnya seperti eucalytus.
proses selanjutnya yaitu menyiapkan bahan baku. Dimana kayu dikuliti atau dikelupas dari kulitnya sebelum kayu di cacah atau dipotong secara mekanik maupun hidraulis.

Tahap selanjutnya kayu-kayu yang sudah siap tadi dimasukkan kedalam mesin pulper untuk di olah menjadi bubur kayu(pulp). Pada tahap ini terjadi proses pemisahan antara selulosa dari bahan pencampur (lignin dan pentason). Dalam tanki pencampur, pulp dicampur dengan air menjadi slurry. Slurry kemudian dibersihkan lebih lanjut dan dikirimkan ke mesin kertas. Bahan baku dimasukkan kedalam PULPER untuk defiberization dan mempercepat beating serta  fibrillation dikarenakan pemekaran serat.

Proses pemutihan untuk tipe pulp Kraft dilakukan dalam beberapa menara dimana pulp dicampur dengan berbagai bahan kimia yaitu hidrogen peroksida, kemudian bahan kimia diambil kembali dan pulp dicuci. Adapun bahan pengganti hidrogen peroksida untuk meminimalisir limbah yaitu klorin.

Untuk proses pemurnian gumpalan selulosa dipisahkan untuk menjadi serat dan mempersiapkan pulp utuk proses pembentukan. Pada tahap ini pula terjadi proses oksigen delignification yaitu proses penghilangan lignin dengan oksigen. Mengapa lignin perlu dihilangkan?. Sebab lignin memberikan warna coklat pada pulp sehingga nantinya kertas yang dihasilkan menjadi tidak putih dan lignin juga dapat menyebabkan kertas mudah terdegradasi.

Tahap selanjutnya yaitu pembentukan dimana proses dilanjutkan dengan proses sizing dan pewarnaan untuk menghasilkan spesifikasi kertas yang diinginkan. Sizing dilakukan untuk meningkatkan kehalusan permukaan kertas; pada saat pewarnaan ditambahkan pigmen, pewarna dan bahan pengisi. Proses dilanjutkan dengan pembentukan lembaran kertas yang dimulai pada headbox, dimana serat basah ditebarkan pada saringan berjalan.

Tahap selanjutnya dari proses pembuatan kertas dilakukan pada calendar Stack, yang terdiri dari beberapa pasangan silinder dengan jarak tertentu untuk mengontol ketebalan dan kehalusan hasil akhir kertas. Kertas-kertas yang terbentruk kemudian masuk kedalam disc utuk disesuaikan ukurangnya sehingga mencapai prodak yang diinginkan.

Bagian ini merupakan tahap akhir dari proses pembuatan kertas yaitu pemotongan kertas dari gulungannya. Pada bagian ini, kertas yang digulung dalam gulungan besar, dibelah pada ketebalan yang  diinginkan, dipotong menjadi lembaran, dirapikan kemudian dikemas. Dan terakhir kertas di distribusikan ke konsumen.

Adapun produk-produk kertas yang dihasilkan pada proses dan tahapan-tahapan diatas yaitu: Kertas bungkus : untuk semen, kertas llilin, Kertas tisu : sigaret, karbon, tisu muka, Kertas cetak : untuk buku cetak, Kertas tulis : HVS, Kertas koran, Kertas karton.

Demikian penjelasan tentang pembuatan kertas skala industri. Apabila terdapan kesalahan penulis mohon maaf yang sebesar- besarnya. Penulis mengharapkan kritik dan sarang yang yangmembangun demi terciptanya kesempurnaan di tulisan-tulisan selanjutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar